Seputar Peradilan
Pengadilan Tinggi Agama Mataram menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pengadilan Agama se-wilayah PTA Mataram pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Hotel Jayakarta Lombok. Kegiatan ini mengusung tema “Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas Menuju Peradilan Agama Bermartabat” sebagai wujud komitmen dalam memperkuat kualitas kinerja dan pelayanan peradilan agama.
Ketua, Wakil Ketua, serta Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Dompu turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama para pimpinan Pengadilan Agama se-wilayah PTA Mataram. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, sinergi, serta peningkatan kinerja kelembagaan di lingkungan peradilan agama.
Dalam sambutannya, Ketua PTA Mataram Drs. H. Moh Yasya, S.H.,M.H. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan dengan baik dan lancar. Ia menegaskan bahwa Rakorda ini merupakan momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme dan integritas aparatur peradilan .
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya optimalisasi profesionalisme dan integritas di lingkungan kerja melalui pembinaan yang dilakukan secara melekat dan berkelanjutan oleh para pimpinan kepada seluruh jajaran. Hal ini diharapkan mampu menciptakan budaya kerja yang disiplin, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.
Dalam arahannya, Ketua PTA Mataram juga mengingatkan agar seluruh aparatur peradilan agama menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dikenal dengan istilah “3K”, yaitu Kasir, Kasur, dan Kursi. Pencegahan terhadap praktik-praktik tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga marwah dan kehormatan lembaga peradilan.
Selain itu, beliau menekankan pentingnya sosialisasi dan pembinaan secara berkelanjutan terkait Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7, 8, dan 9 Tahun 2016, guna memastikan penerapan disiplin kerja, pengawasan, serta penegakan kode etik berjalan secara konsisten di seluruh satuan kerja.
Ketua PTA Mataram juga mengingatkan para pimpinan untuk senantiasa menjaga akhlakul karimah, baik di lingkungan kantor maupun di luar kantor, serta memberikan keteladanan yang baik bagi seluruh aparatur. Sikap dan perilaku pimpinan dinilai memiliki peran penting dalam membangun integritas institusi.


Sebagai penutup kegiatan Rakor tersebut diikuti pemberian sertifikat penghargaan kepada Pengadilan Agama yang berprestasi dalam berbagai bidang.
